Welcome To Blog Library STIPAP Medan

Terima Kasih Telah Mengunjungi Blog Library Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan Medan

LIBRARY AWARDS 2014

Perpustakaan Terbaik 2013

Senin, 21 Februari 2011

PTPN 3 Mau Lepas 30% Saham

0 komentar

PT Perkebunan Nusantara 3 (PTPN 3) mengincar dana segar Rp 3 triliun
untuk ekspansi usahanya. Perseroan berharap diberikan izin untuk melepas
saham ke publik lewat mekanisme initial public offering (IPO) di 2011.



Direktur Utama PTPN 3 Amri Siregar menyatakan tahun ini kebutuhan belanja modal (capex) perseroan mencapai Rp 2,8 triliun. Selama ini, lanjutnya, sebagian besar pendanaan berasal dari perbankan. Untuk tahun ini, pendanaan dari internal hanya Rp 1 triliun."Kan kita butuh dana Rp 2,8 triliun capex. Cuma Rp 1 triliun dari internal," ujarnya saat ditemui di sela Pembukaan Program Revitalisasi Lahan, di Sawang, Aceh Utara, akhir pekan lalu.

Untuk sisanya kebutuhan dana belanja modal tersebut, Amri mengatakan perseroan ingin mengurangi beban kredit ke perbankan. Ada dua opsi saat ini yaitu IPO atau menerbitkan obligasi. Namun Amri lebih memilih IPO."Saya lebih setuju IPO daripada obligasi, biar karyawan punya saham. Dia bekerja tapi dia punya saham juga," ujarnya.

Dia menegaskan perseroan sudah siap melantai di bursa. Rencananya perseroan akan melepas 25-30% sahamnya ke publik dengan target raupan dana Rp 3 triliun. Menurut Amri, tujuan dari IPO tersebut bisa meningkatkan daya tawar perusahaannya dengan investor."Supaya daya tawar kita ke investor makin kuat, kita harus jadi kendali. Ini yang namanya BUMN," ujarnya.

Namun, Amri menyatakan saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari komite privitasasi. "Yah masih di komite privatisasi. Kalau DPR menyetujui maka bisa," tandasnya.

Dijelaskan Amri, dana belanja modal dibutuhkan perseroan guna melakukan peremajaan tanaman (replanting), peningkatan industri hilir dengan menambah pabrik Pengelola Kelapa Sawit (PKS) di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara senilai Rp 73 miliar. Serta kerjasama dengan PTPN I."Kalau bisa bangun PKS di Tapanuli itu diharapkan 30 ton TBS sawit per jam, sedang dibangun, tahun 2014 awal sudah bisa jalan. Jadi, ada 12 PKS dengan produksi sekarang 570 TBS per jam jadi bisa 600 TBS," ujarnya.
(17/01/2011/fdl)
Best regards,
Fadhil Fraya, AMd
Librarian

STIPAP Medan
fadhil_fraya@yahoo.co.id
http://www.stipap.ac.id/

0 komentar:

Poskan Komentar